Simabuainfo.com – Haji Gugun Gumilar, M.H., Ph.D., Staf Khusus Menteri Agama, menjajaki peluang penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Maroko melalui pertemuan dengan Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Redouane Houssaini, di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Pertemuan tersebut menyoroti potensi kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari perdagangan dan investasi, pendidikan dan pertukaran mahasiswa, industri halal, pertanian dan ketahanan pangan, pariwisata, energi terbarukan, hingga diplomasi budaya dan keagamaan.
Gugun menilai, posisi strategis Indonesia sebagai pintu gerbang Asia Tenggara dan Maroko sebagai penghubung Afrika, Eropa, serta dunia Arab membuka peluang besar untuk memperluas kemitraan yang saling menguntungkan.
Penguatan kolaborasi kedua negara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pertukaran pengetahuan, pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan peluang yang lebih luas bagi generasi muda dan masyarakat.
Di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan, kerja sama antarmasyarakat juga dinilai penting untuk memperkuat hubungan antarkedua bangsa, membangun saling pengertian, serta mempererat persahabatan Indonesia dan Maroko.
Pertemuan ini turut menegaskan pentingnya diplomasi yang tidak hanya berorientasi pada hubungan antarpemerintah, tetapi juga membangun kedekatan budaya, nilai-nilai bersama, dan solidaritas umat.
Melalui penguatan kemitraan tersebut, hubungan Indonesia–Maroko diharapkan semakin produktif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Semangat kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun masa depan yang bertumpu pada persahabatan, kemajuan bersama, serta kontribusi positif bagi umat dan bangsa.






